MTs Negeri Muara Tembesi Laksanakan Entry Emis 2017-2018 Secara Online
Batanghari (MTsN Muara Tembesi)Salah satu kegiatan rutin yang harus dilaksanakan setiap tahun adalah melaksanakan entry data EMIS, di mana kegiatan ini terlaksana 2 kali dalam satu tahun. Seperti kita ketahui bersama bahwa pelaksanaan entry data EMIS selalu mengalami perobahan setiap tahun di mana jika biasanya entry EMIS dimulai dari aplikasi dekstop secara manual dan setelah selesai baru dikirim secara online. Namun saat ini di Tahun Pelajaran 2017-2018 kegiatan entry EMIS mulai berobah menjadi entry EMIS berbasis online.
Terkait dengan ini Kaur TU MTs Negeri Muara Tembesi Ibu Imaroh, S.Ag mengungkapkan bahwa entry EMIS untuk Tahun Pelajaran 2017-2018 kini sudah berbasis online sepenuhnya. Kegiatan entry EMIS berbasis online ini telah melalui step by step dengan berbagai kendala yang telah dialami oleh seorang operator sehingga pada hari Senin tanggal 30 September 2017 lalu untuk wilayah Kabupaten Batang Hari sudah dapat dimulai. Meski entry data EMIS sudah dapat dilakukan namun saat ini masih juga mengalami kendala karena dengan masuknya berbagai kendala yang dialami oleh sang operator dari seluruh Indonesia maka sampai saat ini pun di pusat juga terus memperbaiki aplikasi EMIS online ini di mana terbukti sejak mulai dari EMIS SDM hingga EMIS Madrasah masih terjadi “The server didn't respond in timeâ€, sehingga entry EMIS terkadang terhenti beberapa jam. Selain itu juga masih terdapat data yang seharusnya masih harus di robah namun ruang untuk merubah tidak ada seperti pada data umum madrasah dan masih ada lagi pada bagian lainnya yang masih harus mengalami revisi dalam pliaksi EMIS berbasis online ini.
Dikatakannya bahwa entry EMIS berbasis online ini memang sangat bagus sekali namun memang harus butuh persiapan yang lebih baik lagi di mana seharusnya aplikasi harus dipersiapkan lebih awal lagi dan harus ada sosialisasi terlebih dahulu bagi para admin di setiap Kabupatennya sehingga bisa meneruskan ke satuan pendidikan di setiap lingkungan Kementerian Kabupaten tertentu. Selain itu pula karena berbasis online tentunya hal ini sangat membutuhkan segala seuatu yang berhubungan dengan pekerjaan EMIS berbasis online ini mulai dari peralatan yang cukup seperti penunjang iternet baik itu modem, lap top/komputer dan pulsa data bagi satuan pendidikan yang wialayah nya jauh dari jangkauan aliran jaringan telepon. Mengapa demikian karena memang data EMIS ini merupakan data yang sangat penting saat ini dan sangat menunjang dan mendukung adanya dana BOS bagi setiap satuan pendidikan.
Nah inilah kendala kita di satuan pendidikan di mana fasilitas memang masih jauh dari standar yang diinginkan untuk kelancaran pekerjaan yang memang sekarang sudah berbasis online seperti EMIS online, SIMPEG online dan pekerjaan-pekerjaan lainnya yang hingga saat ini menjadi kurang lancar.
Jadi mungkin ke depan hal ini perlu menjadi program prioritas bagi pemerintah pusat sehingga tidak hanya untuk pendataan EMIS saja namun untuk keperluan pekerjaan lain yang saat ini sudah harus dilakukan secara online, sehingga akan di dapatlah data yang akurat dan akuntabel dan akan menjadikan wibawa bagi sebuah satuan pendidikan diseluruh Indonesia. Sebab jika hanya untuk menjalankan tugas ini semua pasti bisa karena jika tidak faham maka dapat bertanya kepada teman lain namun inilah keadaan saat ini di mana pekerjaan terkadang susah untuk lancar karena terkadang pekerjaan sedang berjalan tiba-tiba seorang operator kehabisan pulsa data.
Oleh karena itu di saat ini akan timbul pertanyaan akan kah hal ini dibiarkan terus menerus ke depannya. Jadi mari kita fikirkan bersama demi kelancaran pekerjaan ke depannya sehingga pekerjaan berbasis online akan terus berjalan dengan lancar.(IM)
Terkait dengan ini Kaur TU MTs Negeri Muara Tembesi Ibu Imaroh, S.Ag mengungkapkan bahwa entry EMIS untuk Tahun Pelajaran 2017-2018 kini sudah berbasis online sepenuhnya. Kegiatan entry EMIS berbasis online ini telah melalui step by step dengan berbagai kendala yang telah dialami oleh seorang operator sehingga pada hari Senin tanggal 30 September 2017 lalu untuk wilayah Kabupaten Batang Hari sudah dapat dimulai. Meski entry data EMIS sudah dapat dilakukan namun saat ini masih juga mengalami kendala karena dengan masuknya berbagai kendala yang dialami oleh sang operator dari seluruh Indonesia maka sampai saat ini pun di pusat juga terus memperbaiki aplikasi EMIS online ini di mana terbukti sejak mulai dari EMIS SDM hingga EMIS Madrasah masih terjadi “The server didn't respond in timeâ€, sehingga entry EMIS terkadang terhenti beberapa jam. Selain itu juga masih terdapat data yang seharusnya masih harus di robah namun ruang untuk merubah tidak ada seperti pada data umum madrasah dan masih ada lagi pada bagian lainnya yang masih harus mengalami revisi dalam pliaksi EMIS berbasis online ini.
Dikatakannya bahwa entry EMIS berbasis online ini memang sangat bagus sekali namun memang harus butuh persiapan yang lebih baik lagi di mana seharusnya aplikasi harus dipersiapkan lebih awal lagi dan harus ada sosialisasi terlebih dahulu bagi para admin di setiap Kabupatennya sehingga bisa meneruskan ke satuan pendidikan di setiap lingkungan Kementerian Kabupaten tertentu. Selain itu pula karena berbasis online tentunya hal ini sangat membutuhkan segala seuatu yang berhubungan dengan pekerjaan EMIS berbasis online ini mulai dari peralatan yang cukup seperti penunjang iternet baik itu modem, lap top/komputer dan pulsa data bagi satuan pendidikan yang wialayah nya jauh dari jangkauan aliran jaringan telepon. Mengapa demikian karena memang data EMIS ini merupakan data yang sangat penting saat ini dan sangat menunjang dan mendukung adanya dana BOS bagi setiap satuan pendidikan.
Nah inilah kendala kita di satuan pendidikan di mana fasilitas memang masih jauh dari standar yang diinginkan untuk kelancaran pekerjaan yang memang sekarang sudah berbasis online seperti EMIS online, SIMPEG online dan pekerjaan-pekerjaan lainnya yang hingga saat ini menjadi kurang lancar.
Jadi mungkin ke depan hal ini perlu menjadi program prioritas bagi pemerintah pusat sehingga tidak hanya untuk pendataan EMIS saja namun untuk keperluan pekerjaan lain yang saat ini sudah harus dilakukan secara online, sehingga akan di dapatlah data yang akurat dan akuntabel dan akan menjadikan wibawa bagi sebuah satuan pendidikan diseluruh Indonesia. Sebab jika hanya untuk menjalankan tugas ini semua pasti bisa karena jika tidak faham maka dapat bertanya kepada teman lain namun inilah keadaan saat ini di mana pekerjaan terkadang susah untuk lancar karena terkadang pekerjaan sedang berjalan tiba-tiba seorang operator kehabisan pulsa data.
Oleh karena itu di saat ini akan timbul pertanyaan akan kah hal ini dibiarkan terus menerus ke depannya. Jadi mari kita fikirkan bersama demi kelancaran pekerjaan ke depannya sehingga pekerjaan berbasis online akan terus berjalan dengan lancar.(IM)

Komentar
Posting Komentar